Posts Tagged: tenunan


11
Oct 11

Tenun Sambas Dibina

Kain tenun Sambas yang memiliki keunikan mulai diperkenalkan kepada masyarakat dunia. Potensi tersebut mendapat perhatian PT Garuda Indonesia yang berkomitmen melakukan pendampingan dan pembinaan.

Okke Hatta Radjasa, Ketua Cita Tenun Indonesia (CTI) meninjau sentra kerajinan tenun Sambas di Desa Semberang Kabupaten Sambas.

Okke berharap tenun Sambas bisa semakin maju dan berkembang, terlebih dengan kerja sama pembinaan dari CTI dan PT Garuda. “Semoga bisa memberikan yang terbaik bagi kemajuan tenun daerah,” katanya.

Bupati Sambas Hj Juliarti mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang diberikan CTI dan PT Garuda. Pembinaan yang dilakukan tidak saja pelatihan, melainkan turut mempromosikan kain Sambas yang memiliki beberapa motif yang khas, salah satunya Pucuk Rebung.

“Dengan adanya pelatihan dan pembinaan serta promosi yang dilakukan CTI dan PT Garuda Indonesia dapat memajukan tenun Sambas di tingkat Nasional,” harap Juliardi.

Sumber: equator-news.com


12
Apr 11

Tenun Tuban

Bertemu dengan pengrajin adalah satu dari serangkaian kegiatan yang biasa kami lakukan. Namun, kegiatan satu ini sangat menyenangkan. Karena, kami dapat menjalin silaturahmi langsung dengan mereka. Tak sedikit yang kemudian menjadi sangat akrab dengan kami.

Salah satunya adalah pengrajin Tenun Tuban. Mau lihat hasil karya mereka? Ini salah satunya:

Tenun Tuban

Menurut sang pengrajin, belakangan mereka agak kesulitan mendapatkan kapas di daerah sekitar mereka. Sehingga, sang pengrajin tenun Tuban ini sedang berusaha menanam pohon-pohon kapas agar dapat dipanen dan dipintal menjadi benang sebagai bahan tenun.

Selain itu juga, para pengrajin menjelaskan proses dan nama khas tenunan mereka. Selalu ada hal baru yang dapat dipelajari.

Oh ya, untuk tenun Tuban di atas, tidak ada proses pewarnaan lho. Karena, bahan dasarnya memang sudah coklat begitu. Kemudian ditenun bersama dengan kapas yang putih sehingga menciptakan motif yang cantik.

Contoh lainnya adalah pada syal tenun berikut ini:

Untuk melihat keindahan tenun Tuban lainnya, silakan klik pada masing-masing gambar.


17
Feb 11

Hii Taba Kain Tenun Terpanjang di Indonesia

Hi’i Taba adalah kain tenun yang panjangnya mencapai 30 meter. Kain ini telah mencatat rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) pada tahun 1990-an.

Tenun Hi’i Taba ini memiliki kombinasi tiga warna. Warna dasar hitam, dipadu dengan bis merah dan putih pada ujung atas dan bawahnya, menyerupai bendera merah putih. Di tengahnya, ada burung garuda, lambang negara Indonesia.

Kain ini berasal dari Sabu Raijua yang saat itu belum menjadi kabupaten otonom, atau masih bergabung dengan Kabupaten Kupang.

Sumber foto dan berita: Hii Taba Kain Tenun Terpanjang di Indonesia – Tribunnews.com.


3
Feb 11

Buku tentang Kain Indonesia

Buku tentang kain Indonesia semakin banyak saja. Di antaranya yang dituliskan oleh Mary Hunt Kahlenberg yang telah jatuh cinta kepada kain Indonesia semenjak tahun 1960-an. Saat itu, ia dikirimi foto kain Indonesia yang oleh ahli dan penjual kain asal Belanda, Laurens Langewis.

Buku berjudul The Mary Hunt Kahlenberg Collection, Five Centuries of Indonesian Textiles (2010) membahas kain asli Nusantara koleksi Hunt yang merupakan hasil tenunan abad ke-15.

Di antara penelitian yang dilakukannya untuk buku ini adalah mengirimkan contoh benang tenun dari tiga kain koleksinya. Yaitu, dari Poso, Sulawesi Tengah, Komering, Sumatera Selatan, dan Timor di NTT, untuk uji karbon di Swiss.

Uji tersebut membuktikan kain Indonesia dapat bertahan melalui waktu karena dijaga sebagai benda berharga milik keluarga. Kualitas kain-kain tersebut masih bagus. Tradisi menjaga kain sebagai benda berharga harus dipertahankan

Sumber: Menduniakan Keindahan Kain – KOMPAS.com.


23
Jun 10

Tenunan Songket; Asli Melayu Indonesia

Tenunan Songket, salah satu budaya yang asli berasal dari Melayu Indonesia. Selama ini mungkin sebagian besar orang mengidentikkan Melayu dengan Malaysia, padahal jika ditelusuri dari sejarah kerajaan-kerajaan tua, Melayu Indonesia ternyata lebih tua dibandingkan Melayu Malaysia.

Dahulu Pulau Bintan merupakan titik temu perdagangan yang sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya di Nusantara. Pedagang asal Tionghoa dan India adalah beberapa yang melakukan aktivitas dagangnya di pesisir pantai timur sumatera ini.

Dari merekalah akhirnya suku Melayu menciptakan perpaduan benang sutera Tionghoa dengan benang emas dan perak asal India, sehingga terciptalah tenunan songket.


17
Jun 10

Sejarah Tenun: Penyebaran yang Berawal dari Mengamati Jaring Laba-laba

Berbicara tentang sejarah tenun, ternyata menenun telah dilakukan sejak jaman purba. Bahkan ada indikasi muncul sejak jaman Paleolitium.

Diperkirakan, menenun yang dilakukan manusia purba terinspirasi dari pengamatan pada jaring laba-laba, sarang burung atau ‘bendungan’ yang dibuat oleh berang-berang.

Sesuai dengan kebutuhan manusia atas bahan sandang, aktivitas menenun mulai tersebar ke berbagai tempat di dunia. Penyebarannya pun cukup merata. Dari Benua Eropa, Amerika hingga ke Asia, dan akhirnya masuk ke wilayah Indonesia.

Di Indonesia, tenun juga mengalami penyebaran hingga ke pelosok daerah dan hampir di semua tempat memiliki produksi tenun yang unik dan berkualitas.

Berikut ini adalah salah satu keindahan tenun Indonesia:


5
Jun 10

Tenun Baron

Salah satu kain tenun yang sedang banyak dibicarakan adalah Tenun Baron.

Tenun Baron digagas oleh desainer Baron Manansang yang hasil kreasinya ini banyak diminati oleh pencinta fashion baik lokal maupun internasional.

Nama tenunannya diambil dari nama sang desainer, Baron. Tenunannya sendiri dibuat dengan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan berbahan dasar sutra. Jadi, masing-masing kain ditangani satu per satu dengan penuh ketekunan.

Kain yang ditenun dengan ATBM ini berbeda dengan kain yang dibuat menggunakan ATM (Alat Tenun Mesin). Kain ATBM seperti Tenun Baron ini memiliki nilai seni tersendiri.

Baron Manansang juga banyak dikenal sebagai seorang seniman kain.

Kain karya Baron ini banyak digunakan sebagai selendang dan syal, selain juga dijadikan kain yang dipadupadankan dengan kebaya ataupun sebagai gaun dan tunik cantik.


24
Dec 09

SELENDANG BULU SEL

bulu-sel-coklatSelendang Bulu Sel

Harga: Rp. 80.000,-

Selendang ini memiliki ukuran 50 x 175 cm.

Warnanya coklat, dengan hiasan unik seperti sel yang berbulu pada bagian tengahnya. Dengan alur garis yang diisi dengan motif menarik.

Kain selendang ini ditenun secara khusus oleh para penenun nusantara dengan menggunakan ATBM, Alat Tenun Bukan Mesin.

Karena, semua produk di kainikat.com adalah produk tenunan. Bukan printing. Dijamin.

Anda dapat mengenakan selendang ini bersama dengan gaun. Atau, Anda dapat membawanya ke kantor karena biasanya AC di kantor menusuk tulang. Jadikan selendang ini sebagai penghangat.

Untuk memilikinya mudah saja. Cukup isikan form di bawah ini, tunggu e-mail dari kami, lalu lakukan pembayaran, dan barang pun akan kami kirim segera.

Stok Terbatas

Siapa cepat, dia dapat! Jangan sampai kehabisan! Pesan sekarang juga…