Posts Tagged: sejarah kain tenun


17
Feb 11

Hii Taba Kain Tenun Terpanjang di Indonesia

Hi’i Taba adalah kain tenun yang panjangnya mencapai 30 meter. Kain ini telah mencatat rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) pada tahun 1990-an.

Tenun Hi’i Taba ini memiliki kombinasi tiga warna. Warna dasar hitam, dipadu dengan bis merah dan putih pada ujung atas dan bawahnya, menyerupai bendera merah putih. Di tengahnya, ada burung garuda, lambang negara Indonesia.

Kain ini berasal dari Sabu Raijua yang saat itu belum menjadi kabupaten otonom, atau masih bergabung dengan Kabupaten Kupang.

Sumber foto dan berita: Hii Taba Kain Tenun Terpanjang di Indonesia – Tribunnews.com.


2
Dec 10

Perjalanan Kain Tapis

Foto: Dok. Tempointeraktif

Kain tapis adalah kain tradisional asal Lampung. Kain ini yang diproduksi dengan menggunakan alat sederhana ini memiliki sejarah yang cukup panjang.

Sebelum muncul kain tapis, menurut van der hoop, masyarakat Lampung telah melakukan kegiatan tenun kain brokat yang disebut Nampan dan Pelepai pada abad II M. Motif-motif yang sering menghiasi kain adalah pohon hayat, binatang, bunga melati.

Kain brokat kemudian berkembang menjadi kain tapis yang disulam dengan benang sutra putih yang dinamakan kain tapis inuh. Hiasan-hiasan motif kala itu dipengaruhi oleh unsur tradisi Neolithikum. Lalu masuknya berbagai agama juga memberi pengaruh pada ragam hias pada kain tapis.

Perkembangan kain tapis pun semakin besar, seiring dengan perubahan zaman. Akibatnya, motif dan jenis kain tapis pun semakin banyak. Untuk membaca sejarah kain tapis dengan lebih lengkap, silakan buka link di bagian bawah.

Yuk! Berkenalan dengan sejarah budaya Indonesia…

Sumber tulisan dan photo: Tempointeraktif.Com – Sejarah Keindahan Kain Tapis Lampung .


22
Jun 10

Tenun Indonesia Sanggup Menyaingi Batik

Mungkin selama ini kita lebih mengenal batik sebagai wakil bangsa atas keelokan Indonesia dalam menciptakan kain. Padahal masih ada satu lagi kain hasil karya perajin Indonesia yang tidak kalah cantik dan menawan, yaitu tenun.

Terkait dengan banyaknya daerah yang menjadi produsen tenun, keberagaman motif tidak perlu dipertanyakan. Adanya perbedaan latar belakang budaya dan lingkungan, akan menciptakan keunikan hasil tenun pada setiap daerah.

Teknik pembuatan yang menggunakan ATBM [Alat Tenun Bukan Mesin] membuat kualitas dari kain tenun Indonesia tidak perlu dipertanyakan. Dari sana dapat dipastikan pada tahun-tahun ke depan, respon pasar untuk tenun Indonesia akan bersaing dengan batik.

Salah satunya adalah sajadah tenun ikat di bawah ini:


17
Jun 10

Sejarah Tenun: Penyebaran yang Berawal dari Mengamati Jaring Laba-laba

Berbicara tentang sejarah tenun, ternyata menenun telah dilakukan sejak jaman purba. Bahkan ada indikasi muncul sejak jaman Paleolitium.

Diperkirakan, menenun yang dilakukan manusia purba terinspirasi dari pengamatan pada jaring laba-laba, sarang burung atau ‘bendungan’ yang dibuat oleh berang-berang.

Sesuai dengan kebutuhan manusia atas bahan sandang, aktivitas menenun mulai tersebar ke berbagai tempat di dunia. Penyebarannya pun cukup merata. Dari Benua Eropa, Amerika hingga ke Asia, dan akhirnya masuk ke wilayah Indonesia.

Di Indonesia, tenun juga mengalami penyebaran hingga ke pelosok daerah dan hampir di semua tempat memiliki produksi tenun yang unik dan berkualitas.

Berikut ini adalah salah satu keindahan tenun Indonesia: