Baik tidaknya kualitas pembuatan kain tenun Sambas tergantung dari penenunnya, termasuk juga perhatian pemerintah dalam mendukung pelestarian kain khas Sambas tersebut.
Pemerintah dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas melalui pembuatan sanggar. Dengan begitu, ada tempat khusus yang menopang pengrajin kain tenun, ataupun masyarakat yang ingin belajar kursus menenun.
Sayang, tempat seperti ini yang belum ada, sehingga penenun masing-masing mengerjakan tenunannya di tempatnya masing-masing.
Padahal, dari segi ekonomi, kain Sambas banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat. Dari hasil menenun, tidak sedikit pengrajin dapat menyekolahkan anaknya hingga menjadi sarjana. Selain itu, kain Sambas juga bermanfaat sebagai industri wisata yang bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat.
Terlebih, kini kain tenun ikat semakin dimimati oleh masyarakat luas.
Sumber: Pontianak Post Online | Pengembangan Kain Tenun Tergantung Sikap Mental.


