Artikel mengenai pengertian tenunan




27
May 11

Globalisasi Kain Lokal


Tenun merupakan hasil karya berupa kain yang dibuat dengan benang dan dimasukkan ke dalam pakan pada alat yang disebut lungsin. Dan tenun masih terbagi lagi menjadi songket, yang merupakan tenun dengan benang emas atau perak, kemudian ada ikat, dobel ikat, dan pakan.

Nilai ke-Indonesia-an memang merupakan salah satu poin yang perlu diperhatikan oleh kain tenun saat ini. Hal ini terkait beberapa pakem desain yang memang selayaknya tidak berubah saat dikonstruksi.

Di balik itu juga pemerintah berencana untuk meregulasikan ketentuan dalam meletakkan nama Indonesia bagi para label internasional yang memang bekerja sama degan pengrajin, seperti yang pernah diungkapkan MS Hidayat, Menteri Perindustrian. Ada pun beberapa brand yang sempat membuat pamor tenun menjadi pembicaraan dunia mode seperti: Gucci, ETRO atau Dries Van Noten.

Siapkah Anda menjadi bagian dari pencanangan tenun di negeri ini?

Sumber: KapanLagi.com: WomanKapanLagi.com – Globalisasi Kain Lokal.


25
May 11

Kain Tradisional dalam Koleksi “Ready-to-Wear” – Kompas Female


Sangat melegakan. Citra kain tradisional kini makin terangkat di dunia fashion. Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2011 menampilkan ragam koleksi busana ready-to-wear dengan sentuhan kain tradisional karya para perancang lokal.

Siapa bilang kain tradisional kuno? Kini kain tradisional dirancang dengan konsep modern, edgy, modis, sehingga menambah pesonanya. Desainer ternama yang tergabung dalam Ikatan Perancang Muda Indonesa (IPMI) menampilkan konsep busana bergaya etnik dengan ragam pilihan kain tradisional.

Sebut saja kain lurik Jawa, tenun ikat NTT, tenun sutera Makassar, tenun Badui, tenun Garut, kain Jambi, dan songket Bali, yang semuanya dirancang menjadi koleksi busana siap pakai.

Siapa saja yang menampilkan karya cantik berbahan kain tradisional?

  • Era Sukamto dengan tenun Badui dan Garut
  • Barli Asmara dengan tenun sutera Makassar
  • Stephanus Hamy dengan tenun NTT
  • Musa Widyatmodjo dengan lurik Jawa

Bagaimana dengan Anda? Kain apa yang ingin Anda tampilkan?

Sumber: Kain Tradisional dalam Koleksi “Ready-to-Wear” – Kompas Female.


8
Mar 11

Pameran Tenun pada Dies Natalis ke-65 FIB UGM


Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gajah Mada (UGM) turut berpartisipasi dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengadakan Pameran Tenun pada rangkaian acara Dies Natalis ke-65-nya.

Dipamerkan 50 jenis kain tenun Nusantara di usat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM. Pada pameran yang berlangsung dari tanggal 3 – 5 Maret silam, pengunjung bisa mendapatkan beragam informasi seputar kain tenun.

Dra Djaliati Sri Nugrahani, Koordinator pameran dan bazar tenun, yang juga merupakan Dosen Jurusan Arkeologi UGM, menjelaskan mengenai beragam kain tenun yang dipamerkan di sana. Menurutnya, pameran seperti ini penting agar tenun tidak punah dan tetap mendapatkan perhatian yang memadai dari berbagai pihak.

Sumber berita: Ada yang Berusia 100 Tahun, Ada yang Dipakai Untuk Tolak Bala.

Beberapa kain tenun dari seluruh Nusantara:

Tenun Sintang, Kalimantan. Klik gambar di atas untuk melihat foto kain ini yang lainnya.

Tenun Tuban, Jawa Timur. Klik gambar di atas untuk melihat foto kain ini yang lainnya.

Tenun Lurik, DIY Yogyakarta. Klik gambar di atas untuk melihat foto kain ini yang lainnya.

http://kainikat.com/toko/syal-tenun-tuban-bunga-warna-terong/