Kegelisahan akan nasib tenun ikat ternyata juga melanda hati desainer kenamaan, Oscar Lawalata.
Perancang busana ternama Oscar Lawalata, menampilkan kursi kayu tradisional, yang biasa ditemui di ruang kelas sekolah. Bedanya, sembilan kursi ini bergambar motif tenun ikat Nusa Tenggara Timur, khususnya motif Timor, Sumba, Sabu, dan Alor.
Menurutnya, kursi tersebut dihias dengan motif tenun adalah untuk menyimbolkan bahwa pendidikan tentang tenun sebaiknya diperkenalkan semenjak di bangku sekolah. Dengan demikian, tenun Indonesia tidak akan punah.
Sumber: Oscar Lawalata: Gelisah dengan Nasib Kain Tenun Ikat – Kompas Female.


