Posts Tagged: motif kain tenun


11
Oct 11

Tenun Sambas Dibina

Kain tenun Sambas yang memiliki keunikan mulai diperkenalkan kepada masyarakat dunia. Potensi tersebut mendapat perhatian PT Garuda Indonesia yang berkomitmen melakukan pendampingan dan pembinaan.

Okke Hatta Radjasa, Ketua Cita Tenun Indonesia (CTI) meninjau sentra kerajinan tenun Sambas di Desa Semberang Kabupaten Sambas.

Okke berharap tenun Sambas bisa semakin maju dan berkembang, terlebih dengan kerja sama pembinaan dari CTI dan PT Garuda. “Semoga bisa memberikan yang terbaik bagi kemajuan tenun daerah,” katanya.

Bupati Sambas Hj Juliarti mengucapkan terima kasih atas pembinaan yang diberikan CTI dan PT Garuda. Pembinaan yang dilakukan tidak saja pelatihan, melainkan turut mempromosikan kain Sambas yang memiliki beberapa motif yang khas, salah satunya Pucuk Rebung.

“Dengan adanya pelatihan dan pembinaan serta promosi yang dilakukan CTI dan PT Garuda Indonesia dapat memajukan tenun Sambas di tingkat Nasional,” harap Juliardi.

Sumber: equator-news.com


26
May 11

Oscar Lawalata: Gelisah dengan Nasib Kain Tenun Ikat

Kegelisahan akan nasib tenun ikat ternyata juga melanda hati desainer kenamaan, Oscar Lawalata.

Perancang busana ternama Oscar Lawalata, menampilkan kursi kayu tradisional, yang biasa ditemui di ruang kelas sekolah. Bedanya, sembilan kursi ini bergambar motif tenun ikat Nusa Tenggara Timur, khususnya motif Timor, Sumba, Sabu, dan Alor.

Menurutnya, kursi tersebut dihias dengan motif tenun adalah untuk menyimbolkan bahwa pendidikan tentang tenun sebaiknya diperkenalkan semenjak di bangku sekolah. Dengan demikian, tenun Indonesia tidak akan punah.

Sumber: Oscar Lawalata: Gelisah dengan Nasib Kain Tenun Ikat – Kompas Female.


12
Apr 11

Tenun Tuban

Bertemu dengan pengrajin adalah satu dari serangkaian kegiatan yang biasa kami lakukan. Namun, kegiatan satu ini sangat menyenangkan. Karena, kami dapat menjalin silaturahmi langsung dengan mereka. Tak sedikit yang kemudian menjadi sangat akrab dengan kami.

Salah satunya adalah pengrajin Tenun Tuban. Mau lihat hasil karya mereka? Ini salah satunya:

Tenun Tuban

Menurut sang pengrajin, belakangan mereka agak kesulitan mendapatkan kapas di daerah sekitar mereka. Sehingga, sang pengrajin tenun Tuban ini sedang berusaha menanam pohon-pohon kapas agar dapat dipanen dan dipintal menjadi benang sebagai bahan tenun.

Selain itu juga, para pengrajin menjelaskan proses dan nama khas tenunan mereka. Selalu ada hal baru yang dapat dipelajari.

Oh ya, untuk tenun Tuban di atas, tidak ada proses pewarnaan lho. Karena, bahan dasarnya memang sudah coklat begitu. Kemudian ditenun bersama dengan kapas yang putih sehingga menciptakan motif yang cantik.

Contoh lainnya adalah pada syal tenun berikut ini:

Untuk melihat keindahan tenun Tuban lainnya, silakan klik pada masing-masing gambar.


8
Mar 11

Pameran Tenun pada Dies Natalis ke-65 FIB UGM

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gajah Mada (UGM) turut berpartisipasi dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengadakan Pameran Tenun pada rangkaian acara Dies Natalis ke-65-nya.

Dipamerkan 50 jenis kain tenun Nusantara di usat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) UGM. Pada pameran yang berlangsung dari tanggal 3 – 5 Maret silam, pengunjung bisa mendapatkan beragam informasi seputar kain tenun.

Dra Djaliati Sri Nugrahani, Koordinator pameran dan bazar tenun, yang juga merupakan Dosen Jurusan Arkeologi UGM, menjelaskan mengenai beragam kain tenun yang dipamerkan di sana. Menurutnya, pameran seperti ini penting agar tenun tidak punah dan tetap mendapatkan perhatian yang memadai dari berbagai pihak.

Sumber berita: Ada yang Berusia 100 Tahun, Ada yang Dipakai Untuk Tolak Bala.

Beberapa kain tenun dari seluruh Nusantara:

Tenun Sintang, Kalimantan. Klik gambar di atas untuk melihat foto kain ini yang lainnya.

Tenun Tuban, Jawa Timur. Klik gambar di atas untuk melihat foto kain ini yang lainnya.

Tenun Lurik, DIY Yogyakarta. Klik gambar di atas untuk melihat foto kain ini yang lainnya.

http://kainikat.com/toko/syal-tenun-tuban-bunga-warna-terong/

27
Dec 10

Kenakan Kain Tenun!

Foto: Dok. mardianapontianak

Kepedulian terhadap kain tradisional amat sangat penting tertanam dalam diri setiap bangsa Indonesia. Namun, tidak sekadar itu, bentuk kepedulian juga perlu ditunjukan dengan menggunakan dan mempromosikan berbagai jenis kain tradisional, salah satunya kain tenun.

Coba lihat gambar di atas. Gambar tersebut merupakan salah satu baju tradisional khas melayu yang dikenal dengan nama baju kurung/ teluk belanga. Pada bagian pinggang si laki-laki terdapat kain yang mengikat, sekaligus penambah keindahan dan keanggunan dari pakaian tradisional tersebut. Kain itu adalah kain tenun sambas. Indah bukan?

Adanya kombinasi kain tenun dalam berpakaian merupakan salah satu upaya penting dalam memelihara kepedulian kita, sekaligus dapat menjadi sarana promosi keelokan. Seperti saat Anda mendatangi acara pernikahan atau merayakan hari besar, alangkah lebih baiknya jika Anda mempergunakan kain tenun, walaupun hanya sebatas selendang.

Sumber tulisan dan photo: Dina Mardiana Pontianak: Kain Tenun Sambas (Tampil Menawan dengan Baju Kurung dan Telok Belanga).


27
Dec 10

Primadona Kain Tenun Sulawesi Tenggara, Tenun Tolaki

Foto: Dok. Majalah Expo

Tenun Tolaki merupakan primadona kain tenun khas Sulawesi Tenggara. Hingga saat ini tradisi menenun masih berkembang karena kecintaan masyarakatnya terhadap kain tradisional tersebut.

Salah satu trik dalam mempertahankan kebudayaan kain tolaki ini adalah dengan menciptakan mitos. Mereka selalu menjadikan kain tenun sebagai pakaian kebesaran dalam setiap pesta adat di lingkungan masyarakat tolaki. Mereka berkeyakinan, jika dalam upacara adat tidak menggunakan kain tenun tolaki, maka akan terasa ada yang sangat kurang.

Motif yang cukup terkenal di masyarakat tolaki adalah ragam hias mua. Motif ini biasanya menggunakan warna jingga muda, kelabu, biru laut, kuning susu, hijau lumut, dan merah samar. Selain itu digunakan juga benang emas yang membentuk motif garis halus dan kesan bunga kecil.

Kain tenun bercorak biasa disebut sebagai kain coraj hujan panas karena adanya kesan berkilat yang disebabkan adanya benang emas. Jika benang emas membentuk garis lurus maka disebut sebagai tenun/songket selit.

Sumber tulisan dan photo: Majalah Expo: Kain Tenun Tolaki.


12
Jun 10

Sarung Tenun

Semua orang pasti mengenal sarung, salah satu pakaian yang bisa dibilang merakyat. Sarung diproduksi dengan cara menenun, yang pembuatannya dapat menggunakan dua macam alat, yaitu ATM [Alat Tenun Mesin] atau ATBM [Alat Tenun Bukan Mesin].

Masing-masing alat memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Secara kuantitas ATM lebih merajai, tetapi untuk kualitas ATBM lebih unggul karena keluwesan tangan lebih menjamin dibandingkan mesin.

Alat Tenun Bukan Mesin atau Gedokan adalah alat tenun dari kayu yang biasa digunakan oleh para perajin tenun. Bahan kain yang digunakan untuk membuat sarung tenun sangat beragam, apalagi jika menyangkut motif.

Mungkin sejauh ini kita hanya mengenal Songket, kain tenun asal Palembang atau Ulos dari Batak, padahal masih banyak produksi kain tenun dari penjuru daerah di seantero Indonesia yang memiliki kekhasan masing-masing. Seperti kain tenun Donggala yang terbuat dari benang sutra; lurik, kain tenun dari Yogjakarta dan Solo, yang khas dengan motif garis-garis; atau kerajinan tenun ikat sarung yang terkenal dari Samarinda.

Beragamnya gaya dan motif kain tenun di Indonesia membuat konsumen mancanegara jatuh cinta dengan produk anak negeri ini. Terbukti dari tingkat ekspornya yang cukup tinggi.

Dari sini muncul pertanyaan, bagaimana dengan putra-putri Indonesia? Apakah telah jatuh hati dengan produk dalam negeri, termasuk sarung tenun?


2
Dec 09

Kain Misris Cantik

Kain Misris adalah kain cantik yang ditenun dengan menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Dengan motif yang cantik dan unik, kain misris banyak diminati.

Kain misris ini menggunakan benang misris dalam proses pembuatannya. Pertama-tama benang misris tersebut diikat, lalu diwarnai, baru kemudian ditenun.

Beberapa kain misris koleksi kainikat.com adalah sebagai berikut:

kain-ikat-katun-sungut-kupu Continue reading →