Posts Tagged: motif kain jumputan


8
Sep 11

Keindahan Tenun Biboki

Kain tenun ikat Biboki memiliki motif yang dipakai secara turun-temurun, yang juga merupakan tanda pengenal bagi orang Biboki.

Para wanita yang membuatnya, di masa lampau, berkumpul dan berkelompok untuk memintal benang bersama. Bahkan, kegiatan ini semakin semarak saat dikerjakan pada bulan purnama. Bunyi alat pemintal bersahutan dengan gelak tawa riang para penenun.

Keistimewaan kain tenun Biboki lainnya adalah kain ini terbuat dari kapas asli dan pewarna alami. Hal ini tentu perlu dilestarikan.

Bukan hanya itu, kain tenun Biboki juga merupakan sumber penghasilan bagi warganya. Karena, jika musim kering, mereka tidak berkebun atau bertani, yang merupakan sumber penghasilan utama mereka.

Kain tenun Biboki juga memiliki nilai relijius karena berfungsi sebagai media yang dapat dipakai untuk warganya memuja/sembahyang kepada leluhur.


28
May 11

Buku “Five Centuries Of Indonesian Textiles – The Mary Hunt Kahlenberg Collection” Menang Hadiah Pertama di 31st Annual Wittenborn Book Awards

Buku FIVE CENTURIES OF INDONESIAN TEXTILES yang dirangkum oleh Ruth Barnes dan Mary Hunt Kahlenberg memenangkan hadiah pertama pada George Wittenborn Book Awards yang ke-31 yang diadakan setiap tahunnya di New York.

Buku ini menghadirkan serangkaian gambar kain-kain tradisional Indonesia yang merupakan koleksi Mary Hunt Kahlenberg sendiri. Salah satunya adalah foto dua pria Jawa dalam balutan kain dalam gambar ini.

Mary Hunt Kahlenberg memang telah lama bergelut dengan tekstil. Diawali dengan pendidikannya dalam bidang desain di Chicago, Vienna dan Berlin, Mary menempati posisi sebagai kurator di Textile Museum in Washington D.C. Dari sanalah perkenalannya dengan kain Indonesia berawal.

Ia juga pernah menjabat sebagai kepala Costume and Textile Department di Los Angeles County Museum of Art. Dan ia pun mulai mengumpulkan koleksi kain Indonesia dan Pra Kolumbia-nya.

Semoga dengan kemenangannya ini, kain-kain tradisional Indonesia semakin mendapat perhatian dunia, dan tentunya perhatian dari warga dan pemerintah Indonesia sendiri.

Sumber: “FIVE CENTURIES OF INDONESIAN TEXTILES – THE MARY HUNT KAHLENBERG COLLECTION” Wins First … – Artwire Press Release from ArtfixDaily.com.


20
May 10

Jumputan Palembang

Jika di Kalimantan dikenal dengan kata Sasirangan, sementara di Pulau Jawa dengan kata Kain Pelangi, maka di Palembang lain lagi.

Kain yang pemotifan dan pewarnaannya menggunakan sistem ikat celup (tie dye) ini di Palembang dikenal dengan Kain Jumputan. Maka kita biasa menyebutnya Kain Jumputan Palembang.

Salah satu koleksi kami adalah selendang jumputan pink berikut ini:

Silakan intip koleksi kain jumputan kami yang lainnya di http://kainikat.com/jumputan.

Selain dalam bentuk selendang, kami juga menyediakan kain jumputan untuk setelan yang terdiri dari kain bawahan, kain atasan, dan selendang. Namun jumlahnya sangat terbatas, sehingga saat ini sudah sold out.

Walau begitu, kami akan menghadirkan kain jumputan, kain pelangi, dan kain sasirangan lagi di waktu mendatang, selain koleksi kain ikat. Kami akan tetap pada komitmen untuk menghadirkan berbagai kain nusantara.