Posts Tagged: kreasi kain songket


11
Oct 11

Ulos Samosir, Kain Tenun yang Ramah Lingkungan

Pengrajin tenun ulos di Desa Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara menggunakan zat pewarna alam sebagai bahan dasar mewarnai benangnya. Selain untuk mempertahankan kualitas ulos dan ciri khas kampung tenun Ulos Samosir, juga agar tidak menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan.

Begitulah yang dijelaskan oleh Merdi Sihombing, pengelola kampung tenun di Pangururan.

Menurutnya, bahan pewarna kain tenun itu berasal dari sejumlah tumbuhan perdu dan tanaman lain seperti kayu jabi-jabi dan sona. Pewarna hitam dan merah diperoleh dari tanaman itom dan salaon.

Di samping sejumlah bahan baku yang masih dengan mudah didapat, perairan Danau Toba tidak tercemar saat proses pencucian benang.

Merdi menyebutkan, teknik pembuatan ulos dengan pewarna alami sebagian dimodifikasi agar lebih modern. Namun ciri khasnya tak hilang sehingga kualitasnya pun tak mengecewakan.

Sumber: MetroTVNews.com.


28
May 11

Buku “Five Centuries Of Indonesian Textiles – The Mary Hunt Kahlenberg Collection” Menang Hadiah Pertama di 31st Annual Wittenborn Book Awards

Buku FIVE CENTURIES OF INDONESIAN TEXTILES yang dirangkum oleh Ruth Barnes dan Mary Hunt Kahlenberg memenangkan hadiah pertama pada George Wittenborn Book Awards yang ke-31 yang diadakan setiap tahunnya di New York.

Buku ini menghadirkan serangkaian gambar kain-kain tradisional Indonesia yang merupakan koleksi Mary Hunt Kahlenberg sendiri. Salah satunya adalah foto dua pria Jawa dalam balutan kain dalam gambar ini.

Mary Hunt Kahlenberg memang telah lama bergelut dengan tekstil. Diawali dengan pendidikannya dalam bidang desain di Chicago, Vienna dan Berlin, Mary menempati posisi sebagai kurator di Textile Museum in Washington D.C. Dari sanalah perkenalannya dengan kain Indonesia berawal.

Ia juga pernah menjabat sebagai kepala Costume and Textile Department di Los Angeles County Museum of Art. Dan ia pun mulai mengumpulkan koleksi kain Indonesia dan Pra Kolumbia-nya.

Semoga dengan kemenangannya ini, kain-kain tradisional Indonesia semakin mendapat perhatian dunia, dan tentunya perhatian dari warga dan pemerintah Indonesia sendiri.

Sumber: “FIVE CENTURIES OF INDONESIAN TEXTILES – THE MARY HUNT KAHLENBERG COLLECTION” Wins First … – Artwire Press Release from ArtfixDaily.com.


1
Apr 11

Mode di Indonesia

Mode tak hanya berkembang di Jakarta. Kekayaan alam, seni, dan budaya Tanah Air melahirkan talenta-talenta besar dunia mode hingga pelosok dan menciptakan kota-kota mode yang meramaikan belantika mode Indonesia.Terlebih saat industri kreatif terus dikembangkan.

Sebut saja Bandung yang muncul sebagai kota dengan banyak talenta kreatif di bidang desain,termasuk mode. Distribution outlet (distro), clothing company, dan butikbutik kecil yang dikelola kaum muda menjadi penggerak utama di kota kembang.Malah beberapa brand,namanya sukses bergaung tidak hanya secara nasional,juga internasional.

Menyeberang ke Jawa Tengah dan Jawa Timur; Solo,Yogyakarta, Semarang,dan Surabaya muncul sebagai kekuatan mode daerah yang mampu melahirkan perancang-perancang besar. Sebut saja Biyan Wanaatmadja, Anne Avantie, dan Afif Syakur.

Di luar Jawa,mode pun berkembang yang didorong organisasi mode Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Salah satu BPD APPMI yang berkembang pesat adalah Bali,yang terus aktif mengirimkan perancangnya melakukan show, baik catwalk maupun trade show di luar negeri, Hong Kong dan Paris.

Sumber: Harian Seputar Indonesia, Sumber Referensi Terpercaya.


30
Oct 09

Kreasi Cantik Kain Ikat

Berikut ini adalah gambar kiriman salah seorang pelanggan kainikat.com yang telah ia kreasikan menjadi gaun cantik ini:

gaun kain ikat Continue reading →