Posts Tagged: kain tenun lombok


20
Oct 11

Kreasi Tenun Bali

Di Bali, tenun bukan hanya merupakan keahlian yang dikuasai orang dewasa. Melainkan anak-anak juga dapat menenun.

Putu Wijaya (11), siswa kelas V SD di Sidemen, misalnya, sudah menguasai teknik ikat. Teknik ini adalah bagian penting dari produksi kain tenun Bali. Hal ini diungkap oleh I Gusti Ayu Ok, salah seorang perajin tenun yang dibina oleh CTI, Cita Tenun Indonesia.

CTI bekerja sama dengan Garuda Indonesia membentuk tim pembinaan perajin tenun di beberapa daerah, termasuk di Bali. Dalam tim ini, antara lain terdapat desainer tekstil, Ratna Panggabean, dan desainer fashion, Priyo Oktaviano.

Semoga dengan terus dilakukannya pembinaan terhadap para penenun di seluruh Indonesia, akan lahir banyak Putu Wijaya kecil lainnya. Sehingga, akan lahir generasi penerus dalam bidang tenun dan tenun Indonesia takkan pernah punah ditelan masa.

Sumber: Kompas Female.


17
Feb 11

Ekpor Sarung Tenun Terimbas Krisis Mesir

Ternyata krisis Mesir juga berimbas pada industri tenun di Indonesia.

Pengiriman sarung produk alat tenun bukan mesin (ATBM) bermasalah.

Akhirnya, pengrajin memutuskan untuk mengurangi produksi sarung tenun tradisonal yang dikerjakan di rumah-rumah penduduk di Tegal tersebut.

Sumber: Tempointeraktif.Com – Ekpor Sarung Tenun Terimbas Krisis Mesir.


25
Dec 10

Menjadi Perancang di Usia 10 tahun

Foto: Dok. Lifestyle

Umur tidak menjadi patokan utama dalam berkarya. Buktinya, di usia 10 tahun Cecilia Cassini telah menjadi desainer kenamaan termuda di lini eco chic couture.

Keahlian Cecilia diawali dari keinginannya mendapatkan hadiah mesin jahit portable dari orang tua di usianya yang keenam. Dari sanalah bakatnya terasah dalam berkreasi dengan baju-baju lama yang dirombak menjadi koleksi baru yang disebut sebagai “kiddie couture”.

Di usianya yang sangat muda, Cecilia memandang setiap karya sebagai masterpiece karena menurutnya setiap karya merupakan hasil kreasi yang dihadirkan dengan unik dan hanya dibuat sekali.

Kegemarannya dalam merancang semakin dikenal luas dan menjadi pembicaraan hangat di dunia mode. Hal ini membuat namanya masuk berbagai media cetak Amerika, diantaranya KidsLA, Runaway, LAConfidential, juga di Los Angeles Daily News.

Bahkan  saat ini di media elektronik, wajah manis Cecilia kerap terlihat di jaringan televisi NBC, KTLA, dan CBS.

Sumber tulisan dan photo: Inilah Desainer Termuda di Lini Eco Chic Couture – lifestyle.okezone.com.


2
Dec 10

Perjalanan Kain Tapis

Foto: Dok. Tempointeraktif

Kain tapis adalah kain tradisional asal Lampung. Kain ini yang diproduksi dengan menggunakan alat sederhana ini memiliki sejarah yang cukup panjang.

Sebelum muncul kain tapis, menurut van der hoop, masyarakat Lampung telah melakukan kegiatan tenun kain brokat yang disebut Nampan dan Pelepai pada abad II M. Motif-motif yang sering menghiasi kain adalah pohon hayat, binatang, bunga melati.

Kain brokat kemudian berkembang menjadi kain tapis yang disulam dengan benang sutra putih yang dinamakan kain tapis inuh. Hiasan-hiasan motif kala itu dipengaruhi oleh unsur tradisi Neolithikum. Lalu masuknya berbagai agama juga memberi pengaruh pada ragam hias pada kain tapis.

Perkembangan kain tapis pun semakin besar, seiring dengan perubahan zaman. Akibatnya, motif dan jenis kain tapis pun semakin banyak. Untuk membaca sejarah kain tapis dengan lebih lengkap, silakan buka link di bagian bawah.

Yuk! Berkenalan dengan sejarah budaya Indonesia…

Sumber tulisan dan photo: Tempointeraktif.Com – Sejarah Keindahan Kain Tapis Lampung .


22
Jun 10

Tenun Indonesia Sanggup Menyaingi Batik

Mungkin selama ini kita lebih mengenal batik sebagai wakil bangsa atas keelokan Indonesia dalam menciptakan kain. Padahal masih ada satu lagi kain hasil karya perajin Indonesia yang tidak kalah cantik dan menawan, yaitu tenun.

Terkait dengan banyaknya daerah yang menjadi produsen tenun, keberagaman motif tidak perlu dipertanyakan. Adanya perbedaan latar belakang budaya dan lingkungan, akan menciptakan keunikan hasil tenun pada setiap daerah.

Teknik pembuatan yang menggunakan ATBM [Alat Tenun Bukan Mesin] membuat kualitas dari kain tenun Indonesia tidak perlu dipertanyakan. Dari sana dapat dipastikan pada tahun-tahun ke depan, respon pasar untuk tenun Indonesia akan bersaing dengan batik.

Salah satunya adalah sajadah tenun ikat di bawah ini: