Artikel mengenai busana maluku dan keterangannya




12
Jan 11

Busana Tradisional Tanimbar


Saat menghadiri upacara-upacara adat, kaum wanita Tanimbar mengenakan busana adat yang khas, yakni seperangkat busana terdiri atas kebaya dan kain tenun yang disebut tais matau atau tais wangin. Warna dasar tais pada umumnya adalah coklat, hitam kebiru-biruan, dan hitam.

Pada masa lalu, keberadaan warna-warna tersebut memang memiliki makna tersendiri yang erat kaitannya dengan status sosial seseorang.

Kain tenun dengan warna dasar coklat melambangkan kedudukan pemakainya sebagai golongan bangsawan. Hitam kebiru-biruan mencerminkan golongan menengah. Sedangkan warna hitam melambangkan pemakainya adalah golongan rakyat biasa.

Saat ini, ketentuan tersebut sudah tidak berlaku lagi. Artinya, setiap orang boleh mengenakan kain dengan warna apa saja.

Sumber: Busana Tradisional Tanimbar Taman Mini Indonesia Indah.