Posts Tagged: batik jumput


25
May 11

Kain Tradisional dalam Koleksi “Ready-to-Wear” – Kompas Female

Sangat melegakan. Citra kain tradisional kini makin terangkat di dunia fashion. Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2011 menampilkan ragam koleksi busana ready-to-wear dengan sentuhan kain tradisional karya para perancang lokal.

Siapa bilang kain tradisional kuno? Kini kain tradisional dirancang dengan konsep modern, edgy, modis, sehingga menambah pesonanya. Desainer ternama yang tergabung dalam Ikatan Perancang Muda Indonesa (IPMI) menampilkan konsep busana bergaya etnik dengan ragam pilihan kain tradisional.

Sebut saja kain lurik Jawa, tenun ikat NTT, tenun sutera Makassar, tenun Badui, tenun Garut, kain Jambi, dan songket Bali, yang semuanya dirancang menjadi koleksi busana siap pakai.

Siapa saja yang menampilkan karya cantik berbahan kain tradisional?

  • Era Sukamto dengan tenun Badui dan Garut
  • Barli Asmara dengan tenun sutera Makassar
  • Stephanus Hamy dengan tenun NTT
  • Musa Widyatmodjo dengan lurik Jawa

Bagaimana dengan Anda? Kain apa yang ingin Anda tampilkan?

Sumber: Kain Tradisional dalam Koleksi “Ready-to-Wear” – Kompas Female.


9
Nov 10

Terbius Tenun Sriwijaya

Mungkin kita lebih sering mendengar orang-orang membahas tentang kain Songket jika berhubungan dengan kain-kain khas Sumatra. Tapi, ternyata ada produk tenun khas Palembang lainnya yang tak juga kalah indah, yaitu Tajung, Blongsong dan Jumputan.

Beberapa desainer kenamaan Nusantara mengangkat ragam tenun Nasional lainnya dalam Jakarta Fashion Week 2010.

Saatnya tenun mendapat perhatian lebih dari pencinta fashion Indonesia. Anda kah salah satunya? :)

Foto Jakarta Fashion Week 2010 koleksi Vivanews.com

Sumber: VIVAnews – Terbius Tenun Sriwijaya.


30
Jul 10

Ber-Hari Raya dengan Kain Ikat, Kain Khas Indonesia

Tak terasa, bulan Ramadhan sudah di penghujung mata. Saatnya menetapkan diri untuk membersihkan hati, menyambut Ramadhan bulan penuh berkah dengan sukacita.

Selepas Ramadhan, selepas mencurahkan diri untuk memperoleh kebaikan sepanjang bulan, tibalah hari raya. Saatnya bersilaturahmi dengan karib dan kerabat. Menghormati para tetamu yang datang atau mendatangi keluarga yang telah sepuh, salah satunya adalah dengan berpakaian rapi.

Salah satu yang dapat menjadi pilihan di hari raya adalah pakaian yang terbuat dari kain ikatkain khas Indonesia, buah karya pengrajin kita, saudara kita sendiri. Tak ada salahnya bukan, jika kebahagiaan kita di hari raya ternyata dapat juga berjalan seiring dengan usaha kita bersama dalam melestarikan kain-kain khas Indonesia?

Silakan klik link ini untuk melihat-lihat keindahan kain ikat, kain khas Indonesia.


22
Jun 10

Tenun Indonesia Sanggup Menyaingi Batik

Mungkin selama ini kita lebih mengenal batik sebagai wakil bangsa atas keelokan Indonesia dalam menciptakan kain. Padahal masih ada satu lagi kain hasil karya perajin Indonesia yang tidak kalah cantik dan menawan, yaitu tenun.

Terkait dengan banyaknya daerah yang menjadi produsen tenun, keberagaman motif tidak perlu dipertanyakan. Adanya perbedaan latar belakang budaya dan lingkungan, akan menciptakan keunikan hasil tenun pada setiap daerah.

Teknik pembuatan yang menggunakan ATBM [Alat Tenun Bukan Mesin] membuat kualitas dari kain tenun Indonesia tidak perlu dipertanyakan. Dari sana dapat dipastikan pada tahun-tahun ke depan, respon pasar untuk tenun Indonesia akan bersaing dengan batik.

Salah satunya adalah sajadah tenun ikat di bawah ini:


20
May 10

Jumputan Palembang

Jika di Kalimantan dikenal dengan kata Sasirangan, sementara di Pulau Jawa dengan kata Kain Pelangi, maka di Palembang lain lagi.

Kain yang pemotifan dan pewarnaannya menggunakan sistem ikat celup (tie dye) ini di Palembang dikenal dengan Kain Jumputan. Maka kita biasa menyebutnya Kain Jumputan Palembang.

Salah satu koleksi kami adalah selendang jumputan pink berikut ini:

Silakan intip koleksi kain jumputan kami yang lainnya di http://kainikat.com/jumputan.

Selain dalam bentuk selendang, kami juga menyediakan kain jumputan untuk setelan yang terdiri dari kain bawahan, kain atasan, dan selendang. Namun jumlahnya sangat terbatas, sehingga saat ini sudah sold out.

Walau begitu, kami akan menghadirkan kain jumputan, kain pelangi, dan kain sasirangan lagi di waktu mendatang, selain koleksi kain ikat. Kami akan tetap pada komitmen untuk menghadirkan berbagai kain nusantara.