Posts Tagged: batik celup


17
Feb 11

Hii Taba Kain Tenun Terpanjang di Indonesia

Hi’i Taba adalah kain tenun yang panjangnya mencapai 30 meter. Kain ini telah mencatat rekor Muri (Museum Rekor Indonesia) pada tahun 1990-an.

Tenun Hi’i Taba ini memiliki kombinasi tiga warna. Warna dasar hitam, dipadu dengan bis merah dan putih pada ujung atas dan bawahnya, menyerupai bendera merah putih. Di tengahnya, ada burung garuda, lambang negara Indonesia.

Kain ini berasal dari Sabu Raijua yang saat itu belum menjadi kabupaten otonom, atau masih bergabung dengan Kabupaten Kupang.

Sumber foto dan berita: Hii Taba Kain Tenun Terpanjang di Indonesia – Tribunnews.com.


12
Nov 10

Dian Pelangi Sukses Memadukan Batik dan Tenun

rancangan dian pelangi

Memadukan kain songket dan batik, hal inilah yang dilakukan oleh Dian Pelangi seorang desainer muda. Desainnya berhasil menarik perhatian pengujung acara Jakarta Fashion Week 2010/2011.

Dengan tema “extrange” Dian mengakui ingin membangkitkan kembali batik yang mulai menyusut pamornya di dunia desain dibandingkan tenun.  Terinspirasi dari suku Baduy bernuansa Arab, dia memnampilkan koleksi desainnya yang chic tanpa menanggalkan pesona tradisionalnya.

Hasil karyanya pun semakin terlihat menonjol ketika dipadukan dengan banyak perhiasan dan asesoris, seperti gelang bertumpuk.

Sumber tulisan dan photo: Penuh Warna & Modern ala Dian Pelangi – lifestyle.okezone.com.


20
May 10

Jumputan Palembang

Jika di Kalimantan dikenal dengan kata Sasirangan, sementara di Pulau Jawa dengan kata Kain Pelangi, maka di Palembang lain lagi.

Kain yang pemotifan dan pewarnaannya menggunakan sistem ikat celup (tie dye) ini di Palembang dikenal dengan Kain Jumputan. Maka kita biasa menyebutnya Kain Jumputan Palembang.

Salah satu koleksi kami adalah selendang jumputan pink berikut ini:

Silakan intip koleksi kain jumputan kami yang lainnya di http://kainikat.com/jumputan.

Selain dalam bentuk selendang, kami juga menyediakan kain jumputan untuk setelan yang terdiri dari kain bawahan, kain atasan, dan selendang. Namun jumlahnya sangat terbatas, sehingga saat ini sudah sold out.

Walau begitu, kami akan menghadirkan kain jumputan, kain pelangi, dan kain sasirangan lagi di waktu mendatang, selain koleksi kain ikat. Kami akan tetap pada komitmen untuk menghadirkan berbagai kain nusantara.